32 C
Demak
28 September 2022
spot_img

Yosep Parera Diatahan KPK Begini Kronologinya

Semarang, Demaknews.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lakukan operasi tangkap tangan (OTT) di kawasan Semarang Barat, Kota Semarang, Kamis (22/9/2022).

Tersangka seorang pengacara dari Semarang Yosep Parera, tersandung kasus suap pengurusan perkara di MA. Selain ia, Eko Suparno juga terkena OTT di Semarang.

Ketua Rt 5/9 Semarang Barat, Hiendrasyah mengatakan kisaran pukul 12:30 Yosep dijemput dikantornya.

Baca juga : Pakar: Belum Ada Presiden Sungguh-sungguh Kuatkan KPK

“Dia dijemput lima mobil, dan dua pintu keluar di tempatnya,” ungkapnya berdasarkan informasi yang ia dapatkan, Jumat (23/9/2022).

Kiranya, dalam OTT tersbut terdapat lima mobil yang menjemputnya. Ada juga beberapa polisi berpakain preman yang berjaga di pintu.

“Pintu masuk utama dijaga empat mobil dan pintu belakang dijaga satu mob yang berisi tiga polisi dengan pakaian preman,” tuyurnya.

Awalnya, masyarakat setempat beranggapan dibawa kerumah sakit.

“Kita taunya pak yosep dibawa ke rumah sakit karena jantungnya kumat, tidak taunya di bawa KPK,” imbuhnya.

Saat ini, kondisi kantor firma hukum milik yosep masih beraktifitas seperti biasanya. Terlihat beberapa kendaraan berparkir di depannya.

Pengacara firma hukum, M Amal Luthfiansyah menyampaikan kantor tersebut masih beraktifitas sepertibiasanya.

“Kami masih beraktifitas seperti biasa, karena pak yosep selaku pimpinan mengamanatkan untuk tetap oprasional dari kantor,” jelasnya saat ditemui Jatengnews.id.

Dalam OTT tersebut, terjadi di wilayah Jakarta dan Semarang. Berdasarkan keputusan KPK terdapat terdapat sepuluh orang tersangka.

Dalam kasus ini, penerima Hakim Agung MA Sudrajad Dimyati, Hakim Yustisial Atau Panitera Pengganti MA Elly Tri Pangestu, PNS pada Kepaniteraan MA Desy Yustria, PNS pada Kepaniteraan MA Muhajir Habibie, PNS MA Redi dan PNS MA Albasri.

Adapun untuk pemberi, Yosep Parera sebagai pengacara, Eko Suparno sebagai pengacar pihak swasta/debitur Koperasi Simpan Pinjam Intidana (ID) Heryanto Tanak, dan dari swasta/debitur Koperasi Simpan Pinjam ID Ivan Dwi Kusuma Sujanto. (Kamal-03)

Related Articles

- Advertisement -spot_img