32 C
Demak
28 September 2022
spot_img

Hendi Dikabarkan Akan Tempati Kepala LKPP, Mba Ita Bakal Jadi Wali Kota Semarang

Semarang, Demaknews.id – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) dikabarkan akan menempati jabatan sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) pusat.

Adapun, jika kabar itu terealsisasi maka maka secara otomatis Wakil Wali Kota Hevearita Gunaryanti  Rahayu (Bu Ita) bakal jabat Wali Kota Semarang.

Sebelumnya pada Pilkada 2020, Wali Kota Hendi ini adalah sebagai calon tunggal berpasangan dengan Wakil Wali Kota Hevearita G Rahayu. Pasangan Hendi-Ita ini menang telak lawan kotak kosong dan menang lebih dari 90 persen di seluruh kecamatan.

Baca juga : Kota Semarang Kembali PPKM level 2, Hendi Minta Warga Untuk Segera Vaksinasi Booster

Adanya kabar Hendi bakal ditarik jadi Kepala LKPP ini ini dibenarkan oleh Ketua DPP PDIP yang juga Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Bambang Wuryanto.

Menurut Bambang Pacul sapaan akrabnya, kabar Hendi ditarik ke pusat menduduki posisi LKPP di Jakarta memang benar, tapi belum terwujud. Dan PDIP Jateng tidak mempermaslahkan hal ini.

“Kita oke, nggak ada masalah, kalau memang itu yang diinginkan (presiden) ya kita ikut,” kata politisi yang akrab disapa Bambang Pacul ini di sela acara Safari Politik Puan Maharani di Kota Semarang akhir pekan kemarin.

“Kita tunggu saja ya, karena soal itu masih 90 persen. Yen wes (kalau sudah) 100 persen diteken kan berarti sudah sip, tinggal nunggu Keppres-nya (keputusan presiden),” tambah Ketua Komisi III DPR RI ini.

Jika Hendi ke pusat, lantas siapa uang akan menjabat sebagai Wali Kota Semarang?. Bambang Pacul mengatakan bahwa secara otomatis akan diisi oleh Wakil Wali Kota Semarang saat ini, Hevearita Gunaryanti Rahayu atau akrab disapa Bu Ita.

“Ya wakilnya naik. Nanti diproses lagi, diajukan oleh partai pengusung. Itu urutanne wes ono aturane (urutannya sudah ada aturannya),” ujarnya.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi sendiri saat dimintai keterangan perihal kabar tersebut enggan memberi penjelasan lebih jauh. “Jangan dibuat ramai dulu, kita ikuti saja,” ujarnya.  (03)

 

Related Articles

- Advertisement -spot_img