35 C
Demak
28 September 2022
spot_img

Kebiasaan Menjaga Kebersihan Mulut dan Gigi Ini Justru Membahayakan

Jakarta, Demaknews.id – Jaga kebersihan mulut dan gigi memang sangat penting untuk kesehatan secara keseluruhan. Namun, ada beberapa kebiasaan kebersihan mulut dan gigi yang justru tidak baik untuk kesehatan.

Salah satu kebiasaan kebersihan mulut dan gigi yang bisa berdampak negatif adalah menyikat gigi terlalu keras atau menggunakan sikat gigi terlalu keras.

Kebiasaan kebersihan mulut dan gigi ini berpotensi menyebabkan kerusakan pada gigi dan gusi, seperti pengikisan enamel hingga gusi menyusut.

Orang yang sering menyikat gigi terlalu keras atau menggunakan sikat gigi terlalu keras mungkin akan merasakan gigi lebih sensitif.

Baca Juga: Dokter Sebut Bahaya Memberi Susu Kambing Pada Anak di Bawah 1 Tahun

Alih-alih sikat gigi yang keras atau menyikat gigi terlalu keras, Anda bisa menggunakan sikat gigi yang lebih lembut.

Dilansir dari News Week, ada pula beberapa kebiasaan kebersihan mulut dan gigi lainnya termasuk:

1. Menggunakan tusuk gigi

Bila ada makanan yang menyangkut di sela-sela gigi, Anda juga bisa flossing untuk mengatasinya. Benang gigi untuk flossing memang dirancang untuk menghilangkan sisa makanan di antara gigi supaya tidak membahayakan mulut dan gusi.

Jangan pernah menggunakan tusuk gigi atau sejenisnya untuk membersihkan makanan yang menyangkut di antara gigi.

Hal itu karena gusi bisa sangat sensitif dan membutuhkan waktu lama untuk pulih. Jadi, pastikan Anda selalu menyimpan benang gigi untuk berjaga-jaga melakukan flossing.

2. Memutihkan gigi di rumah

Gigi putih mungkin impian semua orang. Namun, ada beberapa orang yang mencoba mencapainya menggunakan campuran jus lemon dan soda bikarbonat murni untuk memutihkan gigi.

Campuran bahan alami ini nyatanya bisa merusak enamel gigi. Akibatnya, itu akan membuat gigi lebih sensitif dan rentan berlubang.

3. Menggunakan minyak cengkeh

Beberapa orang mungkin menggunakan minyak cengkeh encer untuk mengurangi rasa sakit gigi dan maag. Studi tahun 2016 menunjukkan minyak cengkeh bisa membantu mengatasi rasa sakit.

Namun, penggunaan minyak cengkeh bisa menimbulkan efek samping berupa gusi sakit dan bengkak, pendarahan, dan iritasi mulut. (Suara.com)

Related Articles

- Advertisement -spot_img