31 C
Demak
29 September 2023
spot_img

Antisipasi Pengunjung Wisata, Polres Lakukan Penyekatan

Karanganyar, Demaknews.id – Menyusul dibukanya kembali objek wisata dengan  pembatasan, untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan pengunjung di lokasi wisata Tawangamngu dan Ngargoyoso, Polres Karanganyar melakukan penyekatan di sejumlah ruas jalan.

Kapolres Karanganyar AKBP Muchammad Syafi Maulla, melalui Kasi Humas Iptu Agung Purwoko, Sabtu (21/08/21) menyampaikan, setiap hari Minggu akan melaksanakan kegiatan penyekatan dan pengalihan arus, khusus arus lalu lintas menuju ke Tawangmangu. Menurut Iptu Agung Purwoko, pemeriksaan akan dilakukan dititik yang akan ditentukan menurut eskalasi dilapangan.

“Akan sangat sulit ditangani jika pengunjung sudah berada di lokasi wisata. Untuk itu kami akan melakukan oenyekatan jalan.nKami juga melakukan kegiatan tersebut secara selektif. Kami memahami bahwa banyak masyarakat yang beraktifitas di wilayah Tawangmangu, jadi kami persilahkan untuk menjalin komunikasi dengan petugas dilapangan,”ujarnya.

Ditegaskannya, Karanganyar sampai  saat ini masih menerapkan PPKM, karena masih dalam pandemi  Covid-19. Tindakan dan langkah yag dilakukan oleh  Polres Karanganyar jelasnya, merupakan salah satu  upaya pencegahan  angka penularan Covid-19.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama menghadapi pandemi ini, semakin kita bisa menahan diri, semakin cepat pandemi ini berakhir,”tegasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, objek wisata di Tawangmangu mulai dibuka. Pembukaan objek wisata di Lereng Lawu ini diawali dengan uji coba yang dilakukan pada hari Jumat (20/08/2021).

Anggun Nila Monica, pengelola Lawu Park Tawangmangu mengungkapkan, pembukaan kembali lokasi wisata yang sempat ditutup selama satu bulan akibat pemberlakuan PPKM, diawali dengan  dialog bersama  para  pelaku usaha wisata dengan kepala Disparpora Karanganyar.

Dalam dialog tersebut, menurut Anggun, para pelaku pariwisata meminta agar lokasi wisata dibuka kembali. Saat dialog, ujarnya Kepala Disparpora menyarankan agar membuat surat kepada bupati Karanganyar. Dikatakannya, para pelaku usaha ini juga diminta membuat surat kepada pemeritah kecamatan agar nantinya dapat dilakukan pembinaan dan pemantauan.

“Surat kami langsung mendapat respon bupati dan mengijinkan agar lokasi wisata dibuka dengan catatan hanya 25 persen dari kapasitas dan penerapan protokol kesehatan dengan ketat,”ujarnya Jumat (20/08/2021). (Iwan-03)

Related Articles

- Advertisement -spot_img