32 C
Demak
27 February 2024
spot_img

Hina Cristiano Ronaldo, Penyiar FC Porto Dihukum Denda Rp24 Juta

Lisbon, Demaknews.id – Nasib sial dialami karyawan FC Porto bernama Fernando Saul yang berprofesi sebagai penyiar. Ia menerima hukuman dari pihak klub akibat melontarkan hinaan kepada Cristiano Ronaldo dan keluarga.

Masalah serius dihadapi salah satu karyawan klub raksasa Portugal, FC Porto usai dianggap menghina Cristiano Ronaldo.

Atas perbuatannya itu, Fernando Saul harus membayar denda sebesar 1.430 euro atau sekitar lebih dari Rp24 juta.

Football Italia melaporkan kejadian ini bermula dari tersingkirnya Juventus dari babak 16 besar Liga Champions musim 2020-2021.

Kala itu Juventus gagal melaju ke babak perempat final usai kalah agresivitas gol dari wakil Portugal, FC Porto setelah agregat imbang 4-4.

Entah apa yang ada dibenak Fernando Saul justru menghina Cristiano Ronaldo beserta keluarganya lewat jabatan yang dimiliki.

Meski tak secara langsung di stadion, cacian untuk Ronaldo dilontarkan Fernando melalui sebuah unggahan pada akun Instagram pribadi.

Entah apa yang ada dibenak Fernando Saul justru menghina Cristiano Ronaldo beserta keluarganya lewat jabatan yang dimiliki.

Meski tak secara langsung di stadion, cacian untuk Ronaldo dilontarkan Fernando melalui sebuah unggahan pada akun Instagram pribadi.

Dalam unggahan tersebut Saul mengatai Ronaldo dengan sebutan ‘Pencuri dari Italia’ dan juga ‘Babi Ronaldo’.

Tak sampai disitu, menjengkelkannya lagi Fernando Saul tanpa merasa berdosa juga menghinda Dolores yang merupakan ibu dari Cristiano Ronaldo.

Dolores Aveiro yang sangat dihormati megabintang Juventus itu dihina dengan sebutan ‘nenek ompong’ oleh Fernando Saul.

Tindakan tercela Fernando itu diketahui mantan klub Ronaldo di Portugal, Sporting CP yang kemudian membuat laporan kepada pihak berwenang.

Fernando dilaporkan atas tuduhan pelanggaran sikap yang tidak sportif, sial bagi annoucer itu masalah ini sampai pada Federasi Sepak Bola Portugal.

Federasi kemudian mengambil tindakan lanjutan berupa memberi hukuman denda kepada Fernando, menariknya lagi kasus ini bukan kali pertama.

Tanpa alasan yang jelas juga Fernando Saul pernah dilarang bekerja selama 30 hari, hukuman itu diberikan setelah ia berteriak menggunakan mirkofon stadion.

Pada saat pertandingan FC Porto melawan Benfica, tak hanya berteriak annoucer ini juga melontarkan beberapa kata-kata kasar.

Sikap yang ditunjukkan Sporting CP dan Federasi Sepak Bola Portugal menunjukkan bagaimana Ronaldo sangat dicintai masyarakat negaranya.

Meskipun tak semua masyarakat Portugal setuju dengan itu, buktinya kebencian Fernando Saul terhadap Cristiano Ronaldo membuatnya saat ini dalam masalah besar. (Suara.com)

Related Articles

- Advertisement -spot_img