30 C
Demak
4 March 2024
spot_img

Satpol-PP Bongkar 24 Kios PKL Tak Berizin

Semarang, Demaknews.id – Sebanyak 24 bangunan kios Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Taman Srinindito, Ngemplak Simongan, Semarang dibongkar oleh Satpol-PP Kota Semarang Senin (28/6/2021).

Dari 24 yang dibongkar, terdapat 3 pemilik yang enggan untuk pindah dan tetap menempati bangunan itu. Akhirnya, sempat terjadi cekcok antara petugas dengan pemilik kios.

Pembongkaran kios tersebut dimulai pukul 08.00 WIB hingga 10.00 WIB menggunakan alat berat berupa ekskavator dan membuat arus alu lintas tersendat.

Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan, pembongkaran dilakukan kareana status bangunan itu tidak memiliki IMB dan berdiri di lahan milik orang lain.

“Ini ada 24 bangunan posisinya mereka tidak memiliki IMB. Sebelumnya juga telah dilakukan peyegelan di bangunan itu,” ucapnya usai melakukan pembongkaran.

Ia mengatakan, para PKL tersebut sudah mendapatkan tali asih sebagi ganti bangunan yang telah mereka dirikan.

“Sebanyak 21 pemilik kios sudah menerima tali asih yang 3 belum. Silahkan yang lain hubungi kuasa hukum pemilik tanah,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban PKL Ngemplak Simongan, Edi Hermawan mengaku sebelumnya telah mendapatkan penyegelan. Ia bersama PKL yang lain kemudian melakukan audiensi dengan pihak kuasa hukum pemilik tanah dan kelurahan untuk meminta ganti untung.

Namun, pihak kuasa hukum pemilik tanah hanya memberikan tali asih sebagi ganti bangunan tersebut. Dari hasil audiensi, menurutnya, masih ada sejumlah pemilik kios yang masih ingin bertahan.

“Setelah ada penyegelan kita hubungin kuasa hukum dan kelurahan untuk mengajukan ganti untung, tapi pihak kuasa hukum pemilik hanya mengganti tali asih sebesar Rp. 15 juta,” ucapnya.

Ia mengatakan, tali asih tersebut telah diterima oleh para pemilik kios. Namun, ada sejumlah orang yang tidak mau menerima. Pihaknya mengaku tidak tahu alasan mereka tetap bertahan. (Majid-03)

Related Articles

- Advertisement -spot_img