33 C
Demak
27 September 2023
spot_img

Ikan Serinding Ternyata Miliki Nilai Ekonomi Tinggi

Demak, Demaknews.id – Ternyata ikan serinding atau naula yang sering diabaikan oleh para nelayan memiliki nilai ekonomis cukup tinggi.

Sebuah komunitas nelayan yang memiliki misi kemandirian ekonomi atau disebut Puspita Bahari sejak dua tahun lalu mencoba untuk mengolah ikan serinding untuk dijadikan makanan.

Koordinator Puspita Bahari, Hidayah (42) mengatakan, sebelumnya ikan serinding hanya dijadikan pakan ternak oleh nelayan yang mendapatkannya dari laut. Setelah pihaknya mencoba mengolah ikan tersebut, ternyata memiliki potensi nilai ekonomi yang tinggi.

“Sebenarnya, ikan ini dipilh karena memiliki gizi yang tinggi untuk anak-anak. Namun, kebanyakan tidak mau makan jika belum diolah. Tapi jika sudah jadi kripik, stik, kerupuk malah banyak yang suka,” ungkapnya saat ditemui di kediamannya Desa Wonosari, Bonang beberapa waktu lalu.

Dikatakan, bahan baku diperoleh dari para nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dengan harga ikan basah Rp 10.000/Kg dan dengan harga ikan olahan Rp 100.000/Kg.

Ikan diolah dengan cara digoreng menggunakan bumbu dan tepung sampai kering. Selanjutnya dikemas dengan plastik berukuran 85 gr – 100 gr  dengan harga jual Rp 15-20 ribu per pcs dan diberi merek Puspita Bahari.

“Lumayan lah keuntungannya. Bisa menambah penghasilan,” tuturnya.

Sementara itu, Pendiri Puspita Bahari Masnuah (47) mengatakan, usaha ikan serinding merupakan satu dari empat sentra yang dijalankan oleh Puspita Bahari.

Menurutnya, hal itu bertujuan untuk pemberdayaan ekonomi perempuan nelayan. Pengolahan ikan tersebut memberi keuntungan bagi pelaku UMKM dan juga para nelayan.

“Pengolahan ikan ini benar-benar bisa membantu ekonomi nelayan,” ucapnya.

Disebutkan, sebelumnya nelayan selalu rugi jika ikannya tidak laku. Namun, dengan adanya olahan tersebut nelayan diuntungkan juga dari kenaikan ikan. (Zaidi-03)

Related Articles

- Advertisement -spot_img