31.5 C
Demak
15 December 2023
spot_img

Pemudik Tertangkap Razia Dalam Pickup Modifikasi di Demak

Demak, Demaknews.id – Pemudik yang menumpang di pickup modifikasi terjaring razia travel gelap oleh Polres Demak.

Razia yang digelar untuk mengantisipasi pemudik yang masuk wilayah Demak ini, menyusul adanya perintah dalam pengetatan mudik pada tahun 2021.

Petugas sempat memberhentikan sebuah mobil pikap bernomor polisi B 9448 WAG yang memuat penumpang. Kendaraan tersebut juga sudah dimodifikasi hingga dilengkapi dengan kipas angin.

Setelah diperiksa, ternyata penumpang merupakan rombongan pemudik asal Tangerang Selatan yang akan mudik ke Sampang, Madura.

Sang sopir, Mustofa ditilang karena tidak dapat menunjukan surat kelengkapan kendaraan. Apalagi, pikap tersebut semestinya bukan untuk mengangkut orang.

Mustofa tak menyangka akan terkena razia karena dari rumahnya di Tangerang Selatan, tak ada penyekatan sama sekali.

“Di tol gak ada pengetatan, tidak ada yang menghadang. Kita sempat istirahat tiga kali,” kata Mustofa, katanya Selasa (4/5/2021).

Ia menyampaikan, rombongan yang dibawa masih merupakan keluarga dekat. Dirinya nekat mudik bersama, karena ongkos bus yang mahal dan belum tentu tersedia karena adanya pengetatan.

“Kalau tidak keluarga sendiri, kami tidak berani bawa. Kita mudik lebih awal karena tanggal 6 Mei nanti sudah tidak bisa mudik. Tahun kemarin kami juga tidak mudik,” ungkap Mustofa.

Sebelum mereka melanjutkan perjalanan, Kasat Lantas Polres Demak AKP Fandy Setiawan berpesan, agar mereka mematuhi protokol kesehatan dan segera melapor kepada Satgas Covid setempat setelah sampai di kampung halamannya.

“Jangan lupa test swab sebelum berkumpul dengan keluarga dan tetangga,” katanya.

Operasi gabungan bersama Dinas Perhubungan ini, dipusatkan di depan Rumah Makan Kalijaga di Jalan Lingkar Demak. Kendaraan plat hitam bernomor polisi luar daerah dihentikan petugas serta ditanyai surat kelengkapan kendaraan beserta KTP.

“Kita gelar razia travel gelap sebelum dan saat operasi ketupat. Apalagi mulai 6 -17 Mei semua transportasi darat tidak boleh beroperasi,” pungkasnya. (Devan-03)

Related Articles

- Advertisement -spot_img